Podcast Buat Apa Sekolah : FAQ Homeschooling

Memilih jalur pendidikan yang tidak mainstream tentunya mengundang berbagai pertanyaan. Mulai dari pertanyaan masuk akal sampai pertanyaan yang seharusnya ditanyakan ke Google atau Siri, misalnya “3×5 berapa Gwen ?” “Kamu udah belajar perkalian ?” “Siapa Nabi yang ketiga ?.” Percayalah bahwa pertanyaan seperti ini datang tidak hanya dari anak-anak tapi juga dari orang dewasa. Namun, bukan pertanyaan itu yang akan kami bahas di Podcast kami kali ini.

Di episode ini kami akan membahas pertanyaan-pertanyaan seperti “Homeschooling-nya di mana ?” “Gurunya siapa ?” “Temennya sedikit dong” dan beberapa pertanyaan lain yang sering ditanyakan ke homeschooler. Tentunya bukan saya yang akan menjawab melainkan langsung dari si Kakak nih yang merupakan subjek dari homeschooling ini. Siapa tahu petanyaan-pertanyaan ini berguna untuk kamu yang sedang menimbang untuk homeschooling, fyi aja kalau kami tidak baperan kok kalau pertanyaan ini diulang-ulang dan ditanyakan terus kepada kami hehe. We are happy to answer 🙂 . Tapi kalau males nanya dan ingin tahu jawabannya langsung aja cek Podcast BUAT APA SEKOLAH episode 3.

Buat Apa Sekolah Episode 4 – Ujian Kenaikan Kelas Anak Homeschooling Buat Apa Sekolah

Pernah ada yang tanya, anak homeschooling ujian kenaikan kelasnya kayak gimana sih ? Jawabannya suka-suka orangtua aja hahaha. Mau ujian tertulis, mau lisan, mau bikin proyek bahkan mau gak ada ujian apa-apa juga bisa. Nah, di keluarga kami yang menggunakan metode Charlotte Mason setiap akhir semester ada ujian tertulis, namun menutup tahun ajaran ini kami sedikit improvisasi dengan membuat ujian lisan di podcast. Ada Gwen yang akan menarasikan tiga buku yang ia gunakan selama satu tahun. Sebenarnya ada lebih dari tiga buku yang kami gunakan namun karena keterbatasan durasi jumlah buku pun kami pangkas. Berikut minute by minute episode 4 3.00 Narasi John Muir, Kehidupanku Bersama Alam karya Joseph Cornell 6.25 Narasi Kepulauan Nusantara karya Alfred Rusell Wallace 9.46 Narasi Muhammad karya Martin Lings dan 365 Hari bersama Nabi Muhammad SAW karya Nurdan Damla 15.18 Review Masterly Inactivity tahun ini 17.03 Masterly Inactivity with animals 19.58 Masterly Inactivity dengan membuat event kolaborasi dari anak dan untuk anak di @mindblowinletter
  1. Buat Apa Sekolah Episode 4 – Ujian Kenaikan Kelas Anak Homeschooling
  2. Buat Apa Sekolah Episode 3 – Pertanyaan Yang Paling Sering Ditanyakan ke Homeschooler
  3. Podcast Buat Apa Sekolah? (Do We Need School? Podcast) ENG Version
  4. Buat Apa Sekolah Episode 2 – Buku Sebagai Jimat Homeschooling
  5. Buat Apa Sekolah Episode 1 – Keluar Dari Sekolah

Homeschooling Sosialisasinya Bagaimana ?

Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan pada saya sebagai praktisi homeschooling adalah “Sosialisasinya gimana ?”. Sebenarnya saya bingung kenapa pertanyaan ini lebih sering diutarakan pada mereka yang memilih tidak menyekolahkan anak-anaknya. Padahal pertanyaan yang sama juga layak ditanyakan pada mereka yang bersekolah di sekolah formal. Saya sendiri lebih senang menjawab pertanyaan ini dari sisi kualitas bukan kuantitas. Artinya ketika bicara kuantitas atau seberapa banyak jumlah teman yang dimiliki seorang anak,  oh my..please talk to my Facebook friends list hehe. Di era demokrasi media seperti sekarang ini saya rasa mencari teman bukanlah hal yang sulit, di samping rumah, di sosial media, anak-anak teman, di komunitas, di tempat kursus dlsb yang intinya sekolah bukan satu-satunya tempat untuk mencari teman. Oleh karena itu saya lebih tertarilk melihat sosialisasi lebih ke sisi kualitas. Satu hal yang sebenarnya perlu direnungkan bukan hanya oleh ortu homeschooler tapi juga ortu anak-anak sekolah formal.  

Continue reading “Homeschooling Sosialisasinya Bagaimana ?”

Kelas Malaika Bermain Untuk Hewan

Pada awal bulan Juli, Malaika Bermain mengadakan Kelas Malaika Bermain untuk Hewan. Ide mengadakan kelas ini sepenuhnya berasal dari Kakak yang ingin berbagi bersama teman-temannya tentang dunia yang ia minati yaitu dunia hewan. Bersama seorang teman, Kakak membuat kelas di Zoom tentang edukasi dan perawatan kucing. Hasil pendapatan dari kelas ini 100% didonasikan untuk animal shelter.

Animal Shelter yang akhirnya dipilih adalah Pejaten Shelter milik dr. Susanna Somali SpPk. Sudah sejak lama Kakak mengikuti akun Instagram Pejaten Shelter dan ingin pergi ke sana dan melakukan sesuatu untuk hewan-hewan di sana. Alhamdulillah dari Kelas Malaika Bermain terkumpul 880.000 rupiah yang digunakan untuk membeli 40 KG makanan anjing dan kucing. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah mengikuti kelasnya dan berdonasi.

Tunggu Kelas Malaika Bermain Untuk Hewan selanjutnya yaa, pastinya akan membahas tentang hewan. Bagi yang belum sempat ikutan, bisa cek cuplikan video-nya di kanal Youtube Malaika Bermain berikut ini

Petualangan Bersama Sastra Anak

Mencari karya sastra Indonesia yang dikhususkan untuk anak itu ternyata cukup menantang. Riris K Toha-Sarumpaet dalam Pedoman Penelitian Sastra Anak memaparkan penelitiannya pada 40 bacaan anak realistik yang terbit pada tahun 1991-1993. Ditemukan bahwa dalam beragam bacaan anak tersebut alur yang disampaikan adalah alur tunggal, tanpa tegangan sehingga akhir cerita mudah ditebak. Dari segi penokohan para tokoh digambarkan bahwa Ayah adalah sosok kuat, ibu lemah lembut dan anak-anak hanya sebagai pelengkap. Selain itu karena dianggap membawa misi yang kompleks antara psikologi dan pedagogi, tokoh-tokoh anak dibuat tidak berdaya, hanya sebagai pelampiasan kebutuhan bertutur orang tua. Pendeknya bacaan anak cenderung dumbing down to kids. Bacaan anak menganggap anak-anak itu bodoh, harus dijejali nasihat bulat-bulat antara mana yang baik dan mana yang buruk.

Continue reading “Petualangan Bersama Sastra Anak”

Podcast Buat Apa Sekolah : Keluar Dari Sekolah

20200201_104607

Awal tahun 2020 saya buka dengan membaca dua buku tentang parenting di dunia digital, Born Digital dan Raising Humans In A Digital World. Ada tiga hal besar yang saya tangkap dari kedua buku tersebut. Pertama adalah soal pembentukan identitas anak muda di dunia online, kedua tentang pentingnya kematangan pendidikan moral sebelum terjun ke dunia online dan ketiga adalah sebuah pengingat untuk lebih banyak berkarya ketimbang menjadi penonton di dunia online.

Continue reading “Podcast Buat Apa Sekolah : Keluar Dari Sekolah”

Ada Apa Di Sekitar Rumah ? (Bagian 2)

Sampai juga di Tantangan terakhir Eksplorasi Online bersama Jaladwara Wisata Arkeologi, Rumah Inspirasi dan TB. Garasi. Berikut jurnal blog yang berisi rangkuman dan refleksi Kakak selama menjalani tantangan.

 

Eksplorasi Online Tidak Begitu Mudah

oleh : Kakak Malaika

Selama Eksplorasi Online ini aku merasa senang karena aku sudah menyelesaikan tantangan ini, tapi tantangan ini semuanya tidak mudah. Saat ke rumah Pak RT dan RW aku jadi tahu perasaan bahwa jadi RT, RW tidak mudah. Berkat tantangan ini aku jadi bangga dan percaya diri.

Continue reading “Ada Apa Di Sekitar Rumah ? (Bagian 2)”

Ada Apa Di Sekitar Rumah ? (Bagian 1)

Selamat Datang di Tantangan 2 !!

Tantangan 1 Melacak Warisan Jepang sudah selesai dan alhamdulillah sudah disubmit, berikutnya kami siap mengerjakan Tantangan 2. Pada Tantangan 2 ini goal-nya adalah menggali kisah dari keunikan yang ada di sekitar rumah. Wahh awalnya saya ngebayanginnya aja langsung pesimis karena “Ada apaan deh di pinggiran Depok ini, keluar rumah aja langsung jalan raya dan ketemu macet” hahaha . Namun, saya percaya aja sama Kakak, karena biasanya dia suka dapet aja ide.

Continue reading “Ada Apa Di Sekitar Rumah ? (Bagian 1)”

Bertumbuh Bersama Tantangan Melacak Warisan Jepang

Selesai sudah Tantangan Melacak Warisan Jepang dari Jaladwara Wisata Arkeologi, Rumah Inspirasi dan Garasi. Total ada lima output yang dihasilkan dari Tantangan 1, yaitu Kunjungan ke RT, Kunjungan ke RW, Kunjungan ke Kelurahan, Kunjungan ke Kecamatan dan Denah

Continue reading “Bertumbuh Bersama Tantangan Melacak Warisan Jepang”

Melacak Warisan Jepang Di Sekitar Rumah (Bagian 5) : Karya Denah

Menutup Tantangan 1 Melacak Warisan Jepang kami hadirkan denah kreasi Kakak juga data kependudukan di tingkat kecamatan. Jangan lupa untuk melihat review kami di sini tentang tantangan ini, tentang bagaimana Kakak menjalaninya, juga apa yang berkesan bagi kami sebagai orangtua. 

2019_0412_21343700.jpg

2019_0413_22263900.jpg

Sampai jumpa di Tantangan 2 yang lebih seru lagi 🙂

 

Melacak Warisan Jepang Di Sekitar Rumah (Bagian 4)

Sampai juga di tantangan terakhir bagian 1 Melacak Warisan Jepang. Ada rasa bangga dari saya dan juga Kakak. Kakak bilang aku sekarang udah tahu deh mah kecamatan dan segala-galanya itu haha. Berikut di bawah ini adalah jurnal blog Kakak untuk kunjungan ke kantor Kecamatan.

Continue reading “Melacak Warisan Jepang Di Sekitar Rumah (Bagian 4)”